Senin, 15 Juni 2015

ITB Menyabet Piala Bergilir Dari Kontes Robot ABU Indonesia 2015



Yogyakarta: Setelah melalu proses lomba yang panjang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2015 tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sejak Kamis (11/6) hingga Minggu (14/6) telah berakhir. Tim Dagominton buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) keluar sebagai pemenang pada Kontes ABU Indonesia (KRAI) 2015. Mereka pun berhak meraih penghargaan Piala Bergilir Kontes Robot Asia-Pasific Broadcasting Union (ABU) dan berhak maju ke kontes robot ABU tingkat Internasional, yang juga akan diselenggarakan di Sportorium UMY pada bulan Agustus 2015 mendatang.

Dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) ini, kontes robot ABU merupakan kontes robot yang utama. Karena itulah pada tahun ini ITB yang mendapat kesempatan meraih piala bergilir. Robot Dagominton milik ITB ini juga berhasil meraih posisi pertama pada laga Final KRAI 2015 melawan robot Barelang 5.5 milik Politeknik Negeri Batam, dengan skor 5-1.

Ketetapan pemenang dan piala bergilir Kontes Robot ABU tersebut diumumkan dan diserahkan pada acara penutupan KRI 2015 tingkat nasional di Sportorium UMY, pada Minggu sore (14/6). Dalam acara penutupan ini, Rektor UMY Prof. Dr. Bambang Cipto, MA mengutarakan rasa terima kasihnya atas kehadiran peserta serta para supporter yang telah datang ke UMY untuk mengikuti rangkaian acara kontes. 

Ucapan terima kasih pun turut diutarakan Rektor UMY kepada seluruh dewan juri serta wasit. Selain itu, Prof Bambang juga mengatakan jika sebenarnya Indonesia itu memiliki aset yang sangat luar biasa, untuk bisa dibanggakan pada masyarakat dunia. Hanya saja, aset tersebut masih terpendam, khususnya dalam diri pemuda dan anak didik bangsa. “Karena itu, dengan adanya kontes robot Indonesia ini semoga bisa menjadi sarana untuk bisa menumbuhkan aset bangsa yang sangat luar biasa ini. Dan di masa depan dapat dibanggakan pada seluruh masyarakat dunia,” ujarnya.

Adapun para pemenang pada KRI 2015 ini berdasarkan surat keputusan dewan juri nomor 002/SKBT/KRI/UMY/2015 yang disampaikan oleh Ketua Dewan Juri Ir. Wahidin Wahab adalah, pada Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) Juara pertama diraih oleh Dagominton dari ITB, juara kedua Barelang 5.5 dari Politeknik Negeri Batam, juara ketiga INVICTO dari Universitas Brawijaya, dan juara harapan IRTONAS dari Politeknik Negeri Jember. Untuk kategori Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) Beroda, juara pertama diraih oleh Beater 2.3 dari Universitas Sultan Agung (UNISULA) Semaran, juara kedua Effiro dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), juara ketiga Playmaker dari Universitas Kristen Sanata Dharma (UKSD), dan juara harapan Mobo Evo dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

"Kemudian untuk KRPAI kategori berkaki, juara pertama diraih oleh Cyber Rimau dari Universitas Sriwijaya, juara kedua Makalam 3.1 dari Sekolah Tinggi Ilmu Dinamika Bangsa, juara ketiga Yudistira 3 dari Politenik Negeri Bandung, dan juara harapan diraih oleh Gareng Punk dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pemenang Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), juara harapan diraih oleh Al-Farabi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), juara ketiga Rac-Rg dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), juara kedua Ichiro dari Institut Teknologi Sepulun Nopember (ITS), dan juara pertama diraih oleh Eros dari PENS,” jelas Wahidin.

Adapun pemenang untuk Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), juara pertama diraih oleh Erisa dari PENS, juara kedua Azka dan Azra Universitas Brawijaya, juara ketiga Badaya dari Universitas Telkom dan juara harapan Robosterra dari UGM.


Seperti kata pak walikota bandung Bapak Ridwan Kamil, #BandungJuara alhamdulillah wakil dari kota Bandung benar-benar juara, Selamat kepada Tim Dargonminton ITB, semoga sukses di kontes ABU teingkat internasionalnya. (dikutip dari brbagai sumber)


Biografi Penulis

Elynda L.R

[Instruktur Robotik]

Senin, 08 Juni 2015

Team KAIST Memenangkan Darpa Robotics Competition 2015

Photo: Evan Ackerman/IEEE Spectrum 
Professor Jun Ho Oh dan Tim KAIST bersama dengan Progam Manager DARPA


Final DARPA Robotics Competition yang dilaksanakan di Pomona, California Amerika Serikat pada tanggal 5-6 juni, 2015 telah membawa tim KAIST, dari Korea Selatan sebagai pemenang. dengan perbedaan waktu yang cukup signifikan.

Babak final kali ini sangatlah menegangkan dikarenakan tim papan atas lain dari DARPA robotics competition mencoba untuk mengejar ketinggalan dengan Tim KAIST, yang telah menyelesaikan run yang sempurna, mencetak nilai maksimum 8 poin di waktu 44:28 menit. Kedua tim sama-sama mencetak 8 poin, namun tim KAIST, dari Korea Selatan, memiliki waktu terbaik, memenangkan posisi teratas dan memenangkan 2 juta dolar USD sebagai hadiah utama.
Robot dari KAIST, yang diberi nama DRC-HUBO, adalah humanoid bipedal. Tapi tidak seperti humanoids lainnya, seperti robot ATLAS digunakan oleh beberapa tim lain, DRC-HUBO memiliki modifikasi, termasuk roda pada lutut, yang memungkinkan untuk melakukan tugas-tugas lebih cepat dan, mungkin yang lebih penting adalah kemampuan menghindari jatuh.


Foto: Erico Guizzo / IEEE   
Robot inilah yang memenangkan DRC 2015

Tim Robotika IHMC selesai kedua, memenangkan 1 juta dolar USD. Tartan Rescue berada di posisi ketiga, dan akan membawa pulang $ 500.000. Keduanya merupakan tim favorit, berdasarkan penampilan mereka yang kuat pada di hari pertama dari Final.

Tim KAIST dipimpin oleh Jun Ho Oh, seorang profesor di Korea Advanced Institute of Science and Technology, di Daejeon, Korea Selatan, dan salah satu pakar dunia dalam robot humanoid. Dia dan timnya tengah mengembangkan HUBO robot mereka selama beberapa generasi.

Selamat kepada Tim KAIST dan semua tim lain!

  
Biografi Penulis

Elynda LR

[Instruktur Robotik]

Dari Tangan Mungil Para Siswa SD Garut Terciptalah Robot-Robot Kreatif Nan Serbaguna


Garut, Penguasaan teknologi untuk menciptakan sebuah robot tak hanya didominasi siswa di kota besar maupun para mahasiswa. Di Garut, Jawa Barat beragam robot tercipta dari tangan-tangan kreatif para Siswa SD dalam kompetisi menciptakan robot.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (25/5/2015), 27 tim yang mewakili 27 sekolah dasar (SD) Se-Kabupaten Garut terlihat sibuk dengan beragam komponen elektro. Didampingi para instruktur masing-masing anggota tim memiliki tugas yang kemudian akan disatukan menjadi sebuah karya yaitu robot.

Ya, para siswa SD ini adalah peserta kompetisi merangkai robot yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut. Siapa sangka robot-robot serbaguna ini terlahir dari tangan-tangan mungil para siswa SD.

Bermacam robot diciptakan, seperti robot pembersih lantai, robot penyiram tanaman, robot pengangkut sampah, robot pengerek bendera, dan bermacam robot lainnya. Ide pembuatan robot sendiri diserahkan kepada para peserta lomba.

Kompetisi merakit robot tingkat dasar ini untuk memacu kreativitas sekaligus pendidikan karakter bagi para siswa. Bagi dinas pendidikan setempat event ini mendorong sisi kreativitas para siswa.

"Ini cukup mencengangkan ya. Itu orang kampung yang biasa memegang binatang. Sekarang diberi alat ini, yang tidak terbiasa memegang komputer ternyata termotivasi," kata Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Mahdar.

Dalam kompetisi ini masing-masing sekolah diwakili sebuah tim yang terdiri 5 siswa dari kelas 5 SD. Mereka bersaing untuk menciptakan karya terbaik agar bisa menjadi juara.

Selain menggunakan sistem komputer untuk memudahkan pengoperasian robot juga digunakan teknologi bluetooth pada tablet sebagai alat pengendali jarak jauh. (dikutip dari liputan6.com)


Biografi Penulis

 Elynda L.R

[Instruktur Robotik]




SUNDIAL ROBOTIC COMPETITION 2018

PUSPA IPTEK SUNDIAL DAN ROBOCLUB : Mempersembahkan: SUNDIAL ROBOTIC COMPETITION 2018 Ayo persiapkan diri kamu untuk mengikuti ran...