Rabu, 07 Januari 2015

PARAMETER-PARAMETER BATERAI (Tutorial 2)

3.4 Resistansi Internal
            Ketika baterai dihubung singkat, arus yang disuplay baterai dibatasi oleh resistansi internalnya. Resistansi internal bertambah seiring dengan dengan pengosongan baterai. Reistansi internal adalah resistansi ada di dalam baterai. Resistansi ini dapat dimodelkan dengan sebuah resistor yang di seri dengan baterai ideal. Besarnya resistansi internal ini tergantung pada material penyusun dan teknologi pembuatan baterai. Baterai carbon-zinc dan alkaline memiliki resistansi internal yang cukup besar. Baterai Lead-acid dan NiMH memiliki resistansi internal yang rendah. Disamping itu nilai real resistansi internal ditentukan oleh usia baterai, kapasitas, pengisian dan temperatur.



Gambar 3.4 Model baterai

            Baterai ideal memiliki resistansi internal 0 ohm. Baterai ini mampu mempertahankan tegangan keluarannya (Vo = Vb) sama dengan tegangan nominal baterai pada arus keluaran berapapun. Baterai sebenarnya (real) memiliki resistansi internal tidak nol (Ri). Pada resistansi ini akan terjadi drop tegangan sebesar i.Ri . Dimana i adalah arus keluaran baterai. Semakin besar arus, maka drop tegangan akan semakin besar, sehingga tegangan keluaran akan semakin menurun (Vo = Vb – i.Ri). Semakin besar resistansi internal, maka daya keluaran baterai juga semakin kecil.


3.5 Laju Pengisian Ulang
            Pengisian ulang baterai rechargeable umumnya berjalan cukup lambat, sekitar 12-24 jam. Pengisian baterai ini umumnya dilakukan dengan arus yang lebih kecil dari 10% amp-hour ratingnya. Contohnya baterai 5 AH umumnya diisi ulang dengan arus lebih kecil dari 500 mA. Pengisian ulang dengan arus yang lebih besar akan merusak baterai.
            Baterai NiCd sangat sensitif terhadap arus pengisian ulang. Baterai ini hanya dapat menangani arus lebih kecil dari 50 – 100 mA. Arus yang lebih besar dari ini dan pengisian ulang terlalu cepat akan merusak baterai secara permanen.
            Baterai Lead Acid dan gell cell mampu mentoleransi quick charging. Quick charging dilakukan dengan arus pengisian 25 – 50 % amp-hour rating. Akan tetapi quick charging hanya boleh dilakukan sesekali. Jika terlalu sering, maka pelat elektroda akan rusak dan menggangu kerja elektrolit.
            Perioda pengisian ulang (recharge period) adalah waktu yang diperlukan baterai untuk diisi ulang sangat berbeda-beda untuk tiap jenis baterai tergantung jenis cell-nya. Interval pengisian ulang direkomendasikan 2 sampai 10 kali laju pengosongan (discharge rate).
           
     


Gambar 3.5 Kurfa charge/discharge baterai rechargeable. Perhatikan bahwa pengisi ulangan berjalan lebih lama dari pemakaian


            Hal yang sangat kritis dalam pengisian ulang adalah polaritas. Pemasangan polaritas yang salah akan merusak baterai. Selalu perhatikan petunjuk yang tertera dalam charger anda.
            Baterai rechargable sebaiknya tidak disimpan dalam keadaan kosong dalam jangka waktu yang lama. Pastikan anda selalu mengisi ulang 2-4 bulan sekali jika baterai tidak digunakan. Pada baterai NiMH sebaiknya pengisian ulang ini dilakukan lebih sering.
            Baterai nickel metal hybride, rechargeable alkaline dan rechargeable lithium-ion memerlukan perangkat reharger yang khusus. Hindari penggunaan recharger yang tidak tepat untuk baterai yang anda gunakan karena akan menyebabkan kerusakan baterai atau perangkat charger itu sendiri.


3.6 Laju Pengosongan, Shelf Life dan Temperature Dependence
            Laju pengosongan (Discharge Rate) adalah laju (dalam satuan arus) baterai dikosongkan. Maksimum laju pengosongan ditentukan oleh resistansi internal baterai.
            Baterai akan kehilangan muatannya meskipun tak ada beban luar yang terhubung dengan baterai tersebut. Shelf life mengukur seberapa cepat hal tersebut terjadi.
            Sifat-sifat dan performa baterai khususnya kapasitas yang tersedia dan shelf life dipengaruhi oleh temperatur.
           
( Sumber: Terjemahan dari berbagai sumber)

Biografi Penulis
Ir. Sony Sumaryo

[deskripsi penulis]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LOMBA ROBOTIK SE-INDONESIA ASIC FAIR 2019

UNDANGAN TERBUKA UNTUK SMA SE-INDONESIA KELOMPOK ILMIAH REMAJA ALMA'SOEM (ALMA’SOEM SCIENCE CLUB) PROUDLY PRESENT ASIC ROBOTI...