Selasa, 20 Januari 2015

MEKATRONIKA

Mekatronika adalah proses desain yang mencakup kombinasi dari teknik mesin, teknik elektro, teknik telekomunikasi, teknik kontrol dan teknik komputer. Mekatronika merupakan bidang multidisiplin teknik, awalnya mekatronika hanya mencakup kombinasi mekanik dan elektronik, namun karena sistem teknis telah menjadi lebih kompleks maka cakupan kata telah diperluas.
Kata "Mekatronika" awalnya kombinasi kata "Jepang-Inggris" yang diciptakan oleh Mr Tetsuro Mori, seorang insinyur dari Yaskawa Electric Corporation dan kata "Mekatronika" terdaftar sebagai merek dagang oleh perusahaan di Jepang . Namun setelah itu, perusahaan merilis hak menggunakan kata tersebut kepada publik, dan kata" Mekatronika "tidak hanya dikenal di Jepang, tetapi juga diperkenalkan sebagai kata asli bahasa Inggris. Saat ini kata tersebut diterjemahkan dalam setiap bahasa dan dianggap sebagai istilah penting bagi industri.
Faktor-faktor yang menyebabkan lahirnya bidang mekatronika, antara lain adalah :
·         Kemajuan pada bidang semikonduktor dan fabrikasi IC, yang mengarahkan perkembangan pada produk baru dengan cara mengintegrasikan sistem mekanik dan elektronik
·         Perkembangan teknologi komputer (microcomputer, embedded computer), teknologi informasi dan perancangan perangkat lunak sehingga menjadikan mekatronika sebagai leading technology.

Beberapa manfaat penerapan mekatronik adalah sebagai berikut:
1.Meningkatkan fleksibilitas.Manfaat terbesar yang dapat diperoleh dari penerapan mekatronik adalah meningkatkan fleksibilitas mesin dengan menambahkan fungsi-fungsi baru yang mayoritas merupakan kontribusi mikro-prosesor. Sebagai contoh, lengan robot industri dapat melakukan berbagai jenis pekerjaan dengan merubah program peranti lunak di mikro-prosesornya seperti halnya lengan manusia. Ini yang menjadi faktor utama dimungkinkannya proses produksi produk yang beraneka ragam tipenya dengan jumlah yang sedikit-sedikit.
2.Meningkatkan kehandalan.Pada mesin-mesin konvensional (manual) muncul berbagai masalah yang diakibatkan oleh berbagai jenis gesekan pada mekanisme yang digunakan seperti: keusangan, masalah sentuhan, getaran dan kebisingan. Pada penggunaan mesin-mesin tersebut diperlukan sarana dan operator yang jumlahnya banyak untuk mencegah timbulnya masalah-masalah tersebut. Dengan menerapkan switch semikonduktor.
3.Meningkatkan presisi dan kecepatan.Pada mesin-mesin konvensional (manual) yang sebagian besar menggunakan komponen-komponen mesin sebagai pengendali gerak, tingkat presisi dan kecepatan telah mencapai garis saturasi yang sulit untuk diangkat lagi. Dengan menerapkan kendali digital dan teknologi elektronika, maka tingkat presisi mesin dan kecepatan gerak mesin dapat diangkat lebih tinggi lagi sampai batas tertentu. Batas ini misalnya adalah rigiditas mesin yang menghalangi kecepatan lebih tinggi karena munculnyagetaran. Hal ini melahirkan tantangan baru yaitu menciptakan sistem mesin yang memiliki rigiditas lebih tinggi.
Struktur mekatronik dapat dipilah menjadi 2 buah dunia yaitu dunia mekanika dan dunia elektronika. Di dunia mekanika terdapat mekanisme mesin sebagai objek yang dikendalikan. Di dunia elektronika terdapat beberapa elemen mekatronika yaitu: sensor, kontroler, rangkaian penggerak, actuator dan sumber energi.

Di dunia elektronika terdapat beberapa elemen mekatronika yaitu: sensor, kontroler, jalur data, aktuator dan sumber energi.

a.   Sensor
Sensor adalah elemen yang bertugas memonitor keadaan objek yang dicontrol. Sensor dilengkapi dengan rangkaian pengkondisi yang berfungsi memproses sebuah informasi menjadi sinyal listrik.
b.   Kontroler
Kontroler (Controller) adalah elemen yang mengambil keputusan apakah keadaan objek yang dikontrol telah sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan, dan kemudian memproses informasi dari komponen input untuk menetapkan apa yang harus dilakukan untuk merevisi keadaan objek tersebut.
c.   Jalur data
Jalur data berfungsi menyalurkan sinyal perintah dari kontroler dan menyampaikannya ke aktuator ataupun sebaliknya sesuai dengan perintah dari controller. Contoh umumnya adalah wire dan connector.
    d.   Aktuator
Actuator adalah elemen yang berfungsi mengkonversi energi dari energy listrik ke energi mekanik atau energy yang terlihat. Bentuk konkrit aktuator ini misalnya: motor listrik, solenoid, relay, display, dll.
e. Sumber energi.

Sumber energy adalah elemen yang memberikan supply eergi listrik ke semua elemen yang membutuhkannya. Salah satu bentuk sumber energi adalah battery untuk sistem yang bergerak atau movable, atau adaptor AC-DC untuk sistem yang stasioner (diam/tetap). Namun pada alat berat atau otomotif, battery akan tergantikan dengan alternator pada saat engine sudah running.





Biografi Penulis
Juang Setianto
(instrck.robotika)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LOMBA ROBOTIK SE-INDONESIA ASIC FAIR 2019

UNDANGAN TERBUKA UNTUK SMA SE-INDONESIA KELOMPOK ILMIAH REMAJA ALMA'SOEM (ALMA’SOEM SCIENCE CLUB) PROUDLY PRESENT ASIC ROBOTI...