Jumat, 24 Oktober 2014

MIKROKONTROLLER AVR ATMEGA 16 (Tutorial - 2 MCU)



  • Fitur ATMEGA16:
o   Mikrokontroler AVR 8 bit yang memiliki kemampuan tinggi dengan daya rendah
o   Arsitektur RISC dengan throughput mencapai 16 MIPS pada frekuensi 16MHz
o   Memiliki kapasitas Flash memori 16 KByte, EEPROM 512 Byte dan SRAM 1 KByte
o   Saluran I/O sebanyak 32 buah, yaitu Port A, Port B, Port C, dan Port D
o   CPU yang terdiri atas 32 buah register
o   Unit interupsi internal dan eksternal
o   Port USART untuk komunikasi serial
o   Fitur Peripheral:
      • Tiga buah Timer/Counter dengan kemampuan pembandingan
      • 2 (dua) buah Timer/Counter 8 bit dengan Prescaler terpisah dan Mode Compare
      • 1 (satu) buah Timer/Counter 16 bit dengan Prescaler terpisah, Mode Compare, dan Mode Capture
      • Real Time Counter dengan Oscillator tersendiri
      • 4 channel PWM
      • 8 channel, 10-bit ADC
      • 8 Single-ended Channel
      • 7 Differential Channel hanya pada kemasan TQFP
      • 2 Differential Channel dengan Programmable Gain 1x, 10x, atau 200x
      • Byte-oriented Two-wire Serial Interface
      • Programmable Serial USART
      • Antarmuka SPI
      • Watchdog Timer dengan oscillator internal
      • On-chip Analog Comparator.
  • Konfigurasi Pin AVR ATMEGA 16:


·         Konfigurasi Pin AVR ATMEGA 16:
o       VCC merupakan pin yang berfungsi sebagai masukan catu daya.
o       GND merupakan pin Ground.
o       Port A (PA0..PA7) merupakan pin input/output dua arah dan pin masukan ADC.
o       Port B (PB0..PB7) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus.
o       Port C (PC0..PC7) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus.
o       Port D (PD0..PD7) merupakan pin input/output dua arah dan pin fungsi khusus.
o       RESET merupakan pin yang digunakan untuk me-reset mikrokontroler.
o       XTAL 1 dan XTAL2 merupakan pin masukan clock eksternal.
o       AVCC merupakan pin msukan tegangan untuk ADC.
o       AREF merupakan pin masukan tegangan referensi ADC.

·         Arsitektur Mikrokontroller AVR:

·         Peta Memori AVR ATMega 16
-Memori Program-
o   Arsitektur AVR mempunyai dua memori utama, yaitu memori data dan memori program.
o   Selain itu, ATMega16 memiliki memori EEPROM untuk menyimpan  data.
o   ATMega16 memiliki 16K byte On-chip In-System Reprogrammable Flash memory untuk menyimpan program.
o   Untuk keamanan program, memori program, flash dibagi ke dalam dua bagian, yaitu bagian program Boot dan aplikasi.
o   Bootloader adalah program kecil yang bekerja pada saat start up time yang dapat memasukkan seluruh program aplikasi ke dalam memori prosesor.
                 -Memori Data (SRAM)-
o   Memori data AVR ATMEGA16 terbagi menjadi 3 bagian, yaitu 32 buah register umum, 64 buah register I/O dan 1 Kbyte SRAM internal.
o   General purpose register menempati alamat data terbawah, yaitu $00 sampai $1F.
o   Memori I/O menempati 64 alamat berikutnya mulai dari $20 hingga $5F.
o   Memori I/O merupakan register yang khusus digunakan untuk mengatur fungsi terhadap berbagai peripheral mikrokontroler seperti control register, timer/counter, fungsi-fungsi I/O, dan sebagainya.
o   1024 alamat mamori berikutnya mulai alamat $60 hingga $45F digunakan untuk SRAM internal.
     -Memori Data EEPROM-
o   ATmega16 terdiri dari 512 byte memori data EEPROM 8 bit.
o   Data dapat ditulis/baca dari memori ini, ketika catu daya dimatikan, data terakhir yang ditulis pada memori EEPROM masih tersimpan pada memori ini, atau dengan kata lain memori EEPROM bersifat nonvolatile.
o   Alamat EEPROM mulai $000 sampai $1FF.



(Sumber: Terjemahan dari berbagai sumber)

Biografi Penulis
Ir. Sony Sumaryo

[deskripsi penulis]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LOMBA ROBOTIK SE-INDONESIA ASIC FAIR 2019

UNDANGAN TERBUKA UNTUK SMA SE-INDONESIA KELOMPOK ILMIAH REMAJA ALMA'SOEM (ALMA’SOEM SCIENCE CLUB) PROUDLY PRESENT ASIC ROBOTI...