Jumat, 24 Oktober 2014

PRINSIP DAN PENGENALAN MIKROKONTROLLER (Tutorial – 1 MCU)

Tutorial ini membahas prinsip mikrokontroller, komponen pembangun mikrokontroller, pengalamatan. Tutorial penting bagi yang akan mempelajari lebih lanjut tentang mikrokontroller terutama untuk penggunaan robotik.
Bagi yang berminat dengan tutorial dapat men-download-nya di link berikut (ada 3 file):



Jika ada yang kurang jelas silahkan kontak kami.

Biografi Penulis
Ir. Sony Sumaryo

[deskripsi penulis]

BELAJAR ROBOTIK ITU MENYENANGKAN...

           Robot merupakan suatu alat yang dapat membantu pekerjaan manusia. Terlepas dari bentuk dan jenisnya robot memang sangat digemari dan disenangi oleh anak-anak, terutama anak laki-laki, tapi ngga kalah anak perempuan sekarang juga menyukai tentang robot. Pembelajaran robot sejak dini sudah mulai diberikan di sekolah sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, sampai SMA. Perusahan yang bergerak di bidang jasa pengajaran robotik pun sudah banyak dan beragam seperti ilalang yang tumbuh di padang savana.
Robo Club merupakan salah satu yang menjadi pelopor perusahan di bidang robotik yang ada di Bandung, disini lah tempat saya bernaung. Saya adalah salah satu pengajar robotik di Robo Club. Saya ditugaskan mengajar di sekolah dasar yaitu SD Muhammadiyah 7 (Little Star). Selama saya mengajar disana anak-anak sangat antusias dalam menerima pelajaran yang diajarkan. Mereka dilatih menuangkan imajinasi, kreatifitas dalam membuat sebuah robot sehingga pelajaran robotik itu menjadi menyenangkan dan di tunggu-tunggu oleh mereka. 


ini gallery foto kaka cecep dan anak-anak Litlle Star...lucu" kan teman" robotik kita...

Tidak ada dalam benak mereka bahwa robotik itu adalah hal yang sulit dan membosankan. Karena hal ini sesuai dengan moto perusahaan kami yaitu Understanding Robotic and Technology by Playing. Disinilah keunggulan dari Robo Club sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengajaran robot jadi anak-anak tidak merasa belajar tapi mereka merasakan sedang bermain tapi mendapatkan ilmu tentang robot.
Dibawah ini merupakan salah satu karya dari anak kelas satu yang bernama rasya umur 6 tahun. Nama robotnya sih kapal jet luar angkasa yang ada di film warriors kata dia, atau apalah namanya.....hehe. Yang penting mereka bisa merasa senang dan mengerti cara  kerja dari robot yang dia buat.


ini dia Rasya (6 tahun) yang merakit kapal jet luar angkasa....hihihi


Biasanya anak-anak kecil ini memang susah diatur karena mereka mempunyai karakter yang hyper aktif. Yahh saya sebagai pengajar harus banyak bersabar dalam mengajar anak-anak yang lucu ini. Walaupun sebenarnya kadang" mereka membuat saya agak kesulitan dengan tingkah lakunya.tapi saya sebagai pengajar yang baik tidak boleh memperlihatkan kesulitan. Jadi yah cuma bisa tersenyum selebar-lebarnya dengan mereka.hehehe,,,,have fun intinya buat ank"yang saya ajari agar kelak ilmu yang saya sampaikan berguna bagi adik" semua....

Biografi Penulis
cecep ahmad fauzi
(instr.robotik ROBO CLUB)
[deskripsi penulis]


Profile of an Entrepreneur

Profile Characteristics
Distinctive Entrepreneurial Traits
High Achievers
Mereka lebih suka bekerja dengan para ahli untuk mencapai sasaran.
Risk Takers
Mereka tidak takut untuk mengambil resiko tetapi bilamana mungkin mereka akan menghindari resiko yang lebih besar.
Problem Solvers
Mereka tangkas untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang mungkin menghalangi kemampuan mereka dalam pencapaian target.
Status Seekers
Mereka tidak memberikan kebutuhan status yang dapat mengacaukan misi bisnis mereka.
High Energy Levels
Merka siap untuk bekerja setiap waktu demi keberhasilan bisnisnya.
Self Confidence
Mereka mempunyai rasa percaya diri yang tinggi untuk meraih keberhasilan.
Emotional  Attachments
Mereka tidak membiarkan emosi mereka menghalangi keberhasilan bisnisnya.
Personal  Satisfaction
Mereka menyadari struktur organisasi sebagai tantangan untuk mendapatkan apa yang ingin mereka capai.



Success Characteristics of an Entrepreneur
Success  Characteristics
Distinctive Success Traits
Self Control
Mereka ingin mengontrol langsung untuk setiap apapun yang dikerjakan.
Getting Things Done
Mereka ingin setiap aktivitas menunjukkan perkembangan seputar target mereka.
Self - Directed
Mereka mempunyai motivasi  diri sendiri dengan penuh keyakinan untuk berhasil.
Manage by Objective
Mereka tanggap untuk memahami setiap tugas2 yang harus mereka selesaikan untuk mencapai tujuan.
Opportunity Analyzers
Mereka akan menganalisa setiap pilihan untuk meyakinkan keberhasilan mereka dan memperkecil resiko.
Personal Controllers
Mereka mengakui kepentingan daripada kehidupan pribadi mereka adalah diatas kehidupan bisnis mereka.
Creative Thinkers
Mereka selalu mencari cara yang terbaik setiap melakukan sesuatu.
Problem Solvers
Mereka akan selalu melihat pilihan yang tepat dalam menyelesaikan setiap masalah yang mereka hadapi.
Objective Thinkers
Mereka tidak takut untuk mengakui atau menyatakan bila mereka salah.

Failure  Characteristics of an Entrepreneur
Failure  Characteristics
Distinctive Failure Traits
Management Experience
Mereka kurang memahami  secara umum mengenai kunci disiplin managemen.
Financial Planning
Mereka tidak peduli terhadap kebutuhan pokok bagi bisnis mereka.
Location
Mereka memilih lokasi yang sedikit lebih baik bagi perusahaan mereka.
Business Controls
Mereka gagal mengontrol aspek2 kunci bisnis mereka.
High Spenders
Mereka mengakibatkan pengeluaran meningkat pesat yang tidak dapat ditunda.
Receivable Management
Mereka mengakibatkan timbulnya masalah cash flow yang dikarenakan kurangnya perhatian pada accounts receivable.
Dedication
Mereka mengabaikan waktu pribadi dan mengawali suatu bisnis dengan penuh dedikasi.
Overexpand
Mereka membuat program pengembangan sebelum mereka siap.


Sumber: Terjemahan dari berbagai sumber

Tag: Technopreneur

Biografi Penulis

Ir. Sony Sumaryo



[deskripsi penulis]


ROBOT SIKAT (Tutorial)

KONSTRUKSI KIT
Untuk dapat merakit robot pertama-tama siapkan sikat yang cukup besar, tempatkan case baterai, switch on-off  dan motor dc pada bagian depan sikat. Pasang baterai AA sebanyakl 2 buah pada case baterai, dan solder kabel dari case baterai ke switch on-off dan dynamo.

Rangkaian Listrik Robo Sikat 1.0


Foto Robo Sikat 1.0



Menjalankan Model
-       Posisikan switch pada posisi on,
-       Lepaskan robot sikat pada lantai yang licin di usahakan pada lantai keramik.
-       Robot akan berjalan dengan memanfaatkan getaran dari dynamo dan menggetarkan sikat. Dan robot akan berputar atau berjalan kesegala arah.


TROUBELSHOOTING
Jika robot tidak berjalan atau mati cek kabel dan pastikan tersolder dengan benar.
Jika pada rangkaian tidak ada yang putus maka cek switch apakah pada posisi on.
Jika robot tidak mau berjalan dan semua dalam kondisi baik maka di usahakan lantai dalam keadaan licin atau di permukaan yang licin.





Bagi pembaca yang ingin tahu lebih detail tentang perakitan robot sikat, dapat mengikuti kursus dengan materi tersebut di Robo Club. Atau kit dapat dibeli di Robo Club.

Silahkan hubungin:
marketing.roboclub@gmail.com


Biografi Penulis
Ir. Sony Sumaryo

[deskripsi penulis]

Software dan Microcontroller Instruction Set (Tutorial – 3 MCU)

(Tutorial – 3 MCU)
  • Pendahuluan
    • Microcontroller dirancang untuk mengontrol Hardware (Perangkat Keras).
    • Instruction set (Sekelompok Instruksi) dirancang agar dapat mengontrol secara efisien komponen internal dan infrastruktur sekelilingnya (dikontrol melalui port).
    • Persyaratan utama instruction set adalah:
      • Pengontrolan register microcontroller dengan mudah
      • Kemampuan untuk mengakses port dan peripheral lainnya dan status register.
      • Kemampuan untuk mengakses individual bit dari port atau register.
      • Kemampuan masking operation yang baik untuk menguji port dan bit register secara individual.
      • Infratsruktur interupsi yang baik.
      • Kaya akan mode penagalamatan (Addressing).

  • Persyaratan Pembuatan dan Pengembangan Program:
    • Lingkungan pemrograman meliputi:
      • Sebuah Text Editor untuk membuat source program code;
      • Sebuah Assembler untuk memproduksi sebuah machine executable program dengan linked library module;
      • Beberapa debugging untuk pengujian program;
      • Sebuah Programmer untuk memprogram target device.
    • Tahapan pembuatan program:

      • Fungsi Assembler adalah mengubah source code ke dalam sebuah file object code.
      • File object code tidak dapat dieksekusi oleh target microcontroller. Diperlukan program Linker.
      • Fungsi Linker menggabungkan file object yang dihasilkan oleh Assembler dengan standard library module (pre-assembled into object files) untuk menghasilkan file executable  (file .hex) yang dapat di-load (diisi) ke dalam memori microcontroller.
      • Program Loader mengambil file executable .hex dari hard disk dan mengisinya ke dalam target microcontroller.
      • File source code berisi instruksi letak file .hex di dalam target microcontroller.
        • ORG 0000H
Instruksi meng-ORGanise program target diisi ke dalam memori target microcontroller pada alamat 0000 hex (0000 0000 0000 0000 binary)

    • Getting your Program to Work Correctly:
      • Assembler menjamin instruksi yang kita gunakan pada program memiliki syntax yang benar. Tetapi ini tidak menjamin program akan berjalan dengan benar.
      • Tahap berikutnya adalah mengeksekusi program dan melihat apakah yang kita inginkan bekerja, dan jika tidak, kita perlu memodifikasinyan -à langkah ini disebut dengan debugging.
      • Ada sejumlah cara diamana program dapat di-debugged:
      • Gunakan Simulator Program untuk menjalankan file .hex.
      • Umumnya program ini berjalan di PC.
      • Gunakan Sistem Emulator untuk menjalankan file .hex.
      • Sistem ini biasanya berupa sistem hardware yang berisi versi target microcontroller dengan tambahanhardware dan software untuk mendukung instruksi program dipantau pada level assembly ketika program berjalan (running).
      • Sistem emulator dapat dihubungkan ke komputer PC.

      • Gunakan EPROM Emulator.
        • Sistem ini berisi memori RAM yang digunakan untuk menempatkan memori EPROM Aktual.
        • EPROM Emulator dihubungkan ke PC dan Executable Program ditempatkan di Emulator.
        • Program berjalan di RAM EPROM Emulator, tetapi target system melihat program berada di EPROM address space pada target system.
      • Buat program pada Sistem Development (PC) dengan Assembler dan Linker, kemudian program diisi langsung ke Target System dan kemudian dijalankan.
        • Pendekatan ini tidak produktif
      • EPROM Emulator:




(Sumber: Terjemahan dari berbagai sumber)


Biografi Penulis
Ir. Sony Sumaryo

[deskripsi penulis]

SUNDIAL ROBOTIC COMPETITION 2018

PUSPA IPTEK SUNDIAL DAN ROBOCLUB : Mempersembahkan: SUNDIAL ROBOTIC COMPETITION 2018 Ayo persiapkan diri kamu untuk mengikuti ran...